Berdasarkan data desa pada bulan Januari 2022, jumlah penduduk Desa Tamiajeng sebanyak 3392 orang. Jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 1050 KK.
Jumlah penduduk Desa Terong usia produktif adalah 2648 orang. Jumlah angkatan kerja tersebut jika dilihat berdasarkan tingkat pendidikannya adalah sebagai berikut: klik link dibawah
Pendidikan
Profil Masyarakat Desa Tamiajeng secara umum
Penduduk Desa Tamiajeng juga termasuk penduduk yang sadar akan pentingnya pendidikan. Hal ini bisa dilihat dari tingkat pendidikan yang dienyam oleh masing-masing jiwa. Di tahun-tahun sebelumnya banyak penduduk yang mengenyam pendidikan hanya sampai tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, masyarakat mulai memikirkan pentingnya pendidikan bagi anak-anaknya. Banyak anak-anak yang mengenyam pendidikan minimal di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), bahkan tidak sedikit pula yang sampai melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Mereka mulai menyadari bahwa tingkat pendidikan juga penting untuk masa depan anak-anak, apalagi ketika digunakan untuk mencari pekerjaan. Sekarang dari pemerintah pusat juga ada Program Keluarga Harapan (PKH) bagi masyarakat miskin yang mana salah satu tujuannya adalah agar anak-anak usia sekolah yang masuk di Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program tersebut wajib mengenyam pendidikan sampai jenjang SMA.
Masyarakat Desa Tamiajeng mempunyai mata pencaharian yang bermacam-macam. Mayoritas mata pencahariannya adalah sebagai petani. Komoditi pertanian yang menonjol adalah padi dan ketela rambat. Selain itu, banyak yang mempunyai usaha perdagangan. Keadaan perekonomian masyarakat Desa Tamiajeng termasuk baik dan stabil. Hal ini juga mendapat perhatian yang intens dari Pemerintah Desa. Misalnya, Pemerintah Desa Tamiajeng telah membangun Pasar Desa di Kawasan Gedengan dan kios-kios di lahan tanah kas Desa di sekitar kawasan sawah Rondo Kuning sebagai perekonomian (perdagangan) masyarakat Desa. Pasar ini terdiri dari 54 kios Desa yang telah terisi penuh oleh masyarakat Desa Tamiajeng sendiri. Hal ini sudah bisa meningkatkan Penghasilan Asli Desa (PAD) sejak dibangunnya kios-kios Desa tersebut. Selain itu, di depan kawasan kios-kios Desa, juga proses pembangunan Pasar Desa berupa bangunan yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai pasar sore modern yang akan digunakan untuk perdagangan komoditi kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat Desa Tamiajeng. Pemerintah Desa Tamiajeng juga selalu mengadakan kegiatan pelatihan bagi kelompok masyarakat untuk mengembangkan ekonomi kreatif yang sasarannya adalah masyarakat Desa Tamiajeng dengan tujuan agar masyarakat Desa Tamiajeng bisa mandiri secara ekonomi.
Selain itu, terdapat beberapa potensi ekonomi unggulan yang berasal dari produksi rumah tangga di Desa Tamiajeng. Misalnya, kerajinan sandal kulit, jamur tiram, jamu-jamu instan tradisional, olahan keripik dan makanan ringan, tempe, dan lain-lain. Petani banyak yang mempunyai sambilan sebagai peternak juga. Di antaranya sebagai peternak sapi dan peternak kambing. Di Desa Tamiajeng juga terdapat kelompok tani ternak yang merawat sapi-sapi bantuan dari instansi terkait. Jumlah anakan sapi terus meningkat setiap tahunnya yang mana setiap tahun pengurus kelompok juga melaksanakan pelaporan ke Pemerintah Desa dan instansi terkait.
Lukman
10 Mei 2022 18:28:45
Mantab, perlu diringkatkan...